Laman

c

Sabtu, 05 Maret 2016

Renungan sahabat sejati


Renungan Sahabat Sejati .         ●Aku melihat hidup org lain bgt nikmat, Ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.
●Aku melihat hidup sahabat2ku tak ada duka & kepedihan, Ternyata ia hanya pandai menutupi dgn mensyukuri.
●Aku melihat hidup segenap saudaraku tenang tanpa ujian, Ternyata ia bgt menikmati badai ujian dlm kehidupannya.
●Aku melihat hidup segenap sahabatku bgt sempurna, Ternyata ia hanya berbahagia "menjadi apa adanya"..
●Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, Ternyata ia selalu tunduk kpd Allah utk bergantung.
●Mk aku merasa tdk perlu iri hati dgn rejeki org lain.
Mungkin aku tak tahu lg dimana rejekiku. Tp rejekiku tahu dimana diriku.
●Dari lautan biru, bumi & gunung, Tuhan tlh memerintahkannya menuju kpdku.
●Tuhan Yg Maha Pengasih enyayang tlh menjamin rejekiku, sejak 9 bln 10 hari aku dlm kandungan ibuku.
●Amatlah keliru jk berkeyakinan rejeki dimaknai dari hasil bekerja. Krn bekerja iklas adlh ibadah, sedang rejeki itu urusan-Nya.
●Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yg dijamin-Nya, adlh kekeliruan berganda.
●Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yg mungkin esok akan ditinggal mati..
●Mrk lupa bahwa hakekat rejeki bkn apa yg tertulis dlm angka, tp apa yg tlh dinikmatinya.
●Rejeki tak selalu terletak pd pekerjaan kita, sang Pencipta menaruh berkat sekehendak-Nya.
Ikhtiar itu perbuatan.
Rejeki itu kejutan.
●Dan yg tdk blh dilupakan, tiap hakekat rejeki akn ditanya kelak.
"Darimana & digunakan utk apa" Krn rejeki hanyalah "Hak Pakai" sj, bkn "Hak Milik". Jgn lupa menjadi Berkat bg org. Allah selalu bersama kita senantiasa..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

c

artikel terbaru