Laman

c

Rabu, 14 Oktober 2015

Memberi Nama Terbaik, Indah, dan Berkah untuk Anak (2)

Identitas paling utama setiap orang adalah nama. Setiap makhluk di bumi ini, baik yang hidup maupun yang mati, memiliki nama sebagai identitasnya. Bayi diberi nama yang baik, di samping agar ia memiliki identitas, juga agar memiliki jati diri yang kuat. Dengan memiliki sebuah nama sebagai identitasnya, seorang anak akan mudah dikenali. Nama akan menjadi identitas abadi sampai Hari Kiamat. Di akhirat nanti, manusia akan dipanggil berdasarkan namanya. Rasulullah saw bersabda,

“Sesungguhnya kamu akan dipanggil pada Hari Kiamat nanti dengan nama-namamu dan juga nama bapak-bapakmu, maka perindahlah nama-namamu.” (HR. Imam Abu Daud)

Pemberian nama disunahkan pada hari ke-7, yaitu ketika diadakan akikah. Namun, sebaiknya nama sudah dipersiapkan sejak bayi masih berada dalam kandungan. Nama dapat dipilih melalui musyawarah antara suami dan istri untuk menentukan nama yang baik, bermakna, dan sesuai keinginan dua belah pihak. Ketika pada hari akikah, nama tersebut bisa diumumkan kepada para tamu agar mereka dapat mengenal nama bayi Anda.

Dalam menentukan nama bayi, ada lima kaidah yang dapat dipergunakan agar pemilihan nama tersebut tidak melenceng dari aturan syariat Islam.

1. Nama-nama yang bermakna penghambaan kepada Allah SWT digabung dengan nama-nama-Nya yang indah (asmaul husna), misalnya Abdul Aziz dan Abdul Ghoniy.
2. Nama dapat dinisbatkan kepada para nabi. Para ulama sepakat tentang kebolehan memberi nama anak dengan nama para nabi, seperti Muhammad, Yusuf, dan Nuh.
3. Nama dapat diambil dari nama para sahabat, tabi’in, atau orang shaleh.
4. Nama yang mencerminkan doa, harapan, simbol kemuliaan, atau dorongan untuk berbuat kebaikan. Nama-nama seperti ini terdapat di dalam banyak hadits Rasulullah atau ayat-ayat Al-Qur`an, misalnya Raihan (wewangian surga), Firdaus (surga tertinggi), Ahsan (yang lebih baik), Khair (yang paling baik), atau Qurrata A’Yun (penyejuk mata).
5. Nama tidak harus diambil dari bahasa tertentu. Meskipun bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan dalam Al-Qur`an, nama yang baik tidak harus berasal dari bahasa Arab. Yang paling penting adalah nama tersebut bermakna baik. Anda bisa mencari nama dari bahasa lain selama bermakna baik dan mengandung kemaslahatan.

Selengkapnya: http://qultummedia.com/Kabar-Qultum/memberi-nama-terbaik-indah-dan-berkah-untuk-anak.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

c

artikel terbaru